Belajar WPAP Yuk – Kelas Desain

0
44


https://instagram.com/kelasdesain


Assalamu’alaikum Wr.Wb.

Bagaimana kabar sobat kelasdesain semua 😀

Sudahkah membuat karya hari ini 😀

Pada artikel kali ini, kita akan memberikan basic tutorial
dalam pembuatan WPAP (artist pzdart).

Sebenarnya sudah ada beberapa tutorial mengenai WPAP pada website kelasdesain 😀

Sebelum memulai pembahasan mengeai tutorial , kita perdalam
dulu mengenai apa sih wpap?

Mungkin buat sebagian besar artist di Indonesia yang sudah
bergelut dibidang vector wajah,smudge, scribble, dan lain lain pasti sudah
mengetahui dengan salah satu jenis seni ini.

Namun bagi sebagian besar pula yang baru memulai atau
berniat untuk bergelut dibidang vektor wajah pasti asing dengan WPAP. Jadi disini kita netral ya sobat
😀

Buat sobat yang sudah tau WPAP dan sudah pernah membuatnya, sobat bisa tag di Instagram
Kelasdesain ya 😀

Apa itu WPAP ?

WPAP atau Wedha’s Pop Art Potrait adalah suatu gugus seni ilustrasi potret wajah yang
bersaling-silang secara geometri dengan penggunaan kontradiksi warna-warna
khusus. Dimensi dari gambar yang di-trace (gambar ulang dengan acuan) tidak berubah, sehingga
penampakan akhir dari objek yang di transformasi jelas dan menyerupai aslinya
sehingga mudah dikenali. Teknik melukis ini ditemukan oleh Wedha Abdul Rasyid, seniman grafis asal PekalonganJawa Tengah, pada tahun 1990. Awal kepopuleran WPAP adalah ketika digunakan untuk
mengilustrasi cerita-cerita karya Arswendo Atmowiloto dan Hilman Hariwijaya di majalah Hai. Sobat bisa cek selengkapnya di Wikipedia.

Kalau menurut author
sendiri WPAP bisa juga diartikan sebagai salah satu jenis karya seni yang
menggunaan garis simetris (tegas) membentuk suatu bidang, yang menyerupai
object yang dibuat.

Begini kira-kira
hasil WPAP yang author buat dalam tutorial kali ini

Artist @pzdart
artist @pzdart

Harap maklum jika hasilnya masih jauh dari kata bagus ya sobat 😀 karena author juga masih belajar hehe.

Oke langsung saja
kita menuju ke pembahasannya.

Langkah-langkah Membuat WPAP

1.Siapkan
foto

Disini sudah ada satu foto untuk
pembelajaran dalam tutorial kali ini. Namun sobat bisa menggunakan foto lain
yang bisa sobat cari di Google atau Pixabay.

Gunakanlah resolusi foto yang paling
bagus, dengan tujuan memudahkan sobat saat melakukan tracing nantinya.

2.
Tools

Disini author menggunakan software CorelDRAW X7. Banyak tools yang bisa kita gunakan dalam pembuatan WPAP ini, namun disini author menyarankan sobat untuk menggunakan freehand tools. Alas an author memilih tools ini dikarenakan sifatnya yang sangat mirip dengan karakteristik WPAP itu sendiri yaitu tegas. Dalam penarikan garis kita juga akan mendapati preview garis sebelum kita membuatnya. Sehingga sangat memudahkan kita untuk mengepaskan garis dengan object foto yang akan kita tracing.

belajar-wpap-yuk-kelasdesain

3.
Tips

Oke sebelum kita masuk ke dalam tahap tracing. Dari berbagai tutorial yang author lihat di website maupun media lain, biasanya proses tracing dimulai dari area mata. Namun disini disarankan sobat untuk melakukan tracing pada area tepi object yang akan kita buat. Bertujuan agara warna tidak bocor keluar dari object yang akan kita tracing. Karena nanti kita akan menggunakan smartfill tool. Yang sifatnya apabila ada node(titik) yang tidak terhubung maka bidang tersebut tidak bisa kita beri warna, atau bisa bocor ke bidang lain yang sudah kita buat. Pasti akan susah ya sobat jika warna sudah bocor kemana-mana 😀

belajar-wpap-yuk-kelasdesain

4. Outline Color

Sebelum memulai tracing kita siapkan
alat tempurnya dulu sobat. Gunakan warna yang kontras, disini kita bisa
menggunakan warna kuning atau merah. Untuk mengganti warna , sobat klik
sembarang, jangan klik object atau foto yang akan kita buat. Apabila sobat
menyeleksi object maka yang akan berubah warnanya hanya object yang kita
seleksi. Jika sobat sudah klik sembarang (tidak menyeleksi object) sobat menuju
ke bagian bawah kanan layar. Kemudian di bagian yang terdapat logo pen sobat klik.

belajar-wpap-yuk-kelasdesain

Jikta kita sudah memilih , maka akan muncul tampilan seperti ini

belajar-wpap-yuk-kelasdesain

Kemudian kita pilih opsi yang sudah di
beri tanda. Jika sudah , kita pilih warna kemudian klik ok.

belajar-wpap-yuk-kelasdesain

5.
Tracing Tepi Object

Oke sampai tahap ini , seperti yang
sudah dijelaskan di No.3 , kita mulai tracing dari tepi foto yang sudah kita
siapkan. Sebisa mungkin kita meminimalisir jumlah node(titik) dalam setiap klik. Ini bertujuan agar tracing yang kita buat memiliki
karkateristik dari WPAP  itu sendiri.

belajar-wpap-yuk-kelasdesain

kurang lebihnya seperti ini hasil yang author buat 😀

belajar-wpap-yuk-kelasdesain


6.
Tracing Area Mata

Nah sobat, setelah kita trace area tepi foto, kita masuk ke tahap trace pada area mata. Tarik garis dengan se-tegas mungkin , jangan ragu , kuncinya kita tidak boleh terlalu terpaku dengan objectnya. Yang nantinya garis yang kita buat jadi terkesar tidak tegas, walaupun sudah lurus.

Disini kita bebas memilih mau dari mana memulai tracing. Biasanya author memulai dari bagian dalam mata.

belajar-wpap-yuk-kelasdesain

Lakukan dengan perlahan, kurang lebih seperti ini hasil dari tracing yang sudah author buat.

belajar-wpap-yuk-kelasdesain

7. Pewarnaan Dengan Skin Tone

Sebelum melakukan pewarnaan ,
biasanya author menggunakan tone warna bawaan foto yang formatnya sudah grayscale. 

Jika foto yang sobat gunakan belum grayscale , sobat bisa mengubahnya
melalui window option Bitamps > Mode
> Grayscale.

belajar-wpap-yuk-kelasdesain

Kemudian kita pilih smart fill tool

belajar-wpap-yuk-kelasdesain

Setelah kita memilih smart fill tool akan muncul tampilan seperti ini , kemudian kita pilih opsi yang sudah beri tanda.

belajar-wpap-yuk-kelasdesain

Maka kita akan mendapati tampilan
seperti ini , kemudian pilih opsi yang sudah diberi tanda

belajar-wpap-yuk-kelasdesain

Seharusnya ada ikon eyedropper tool ,

belajar-wpap-yuk-kelasdesain

Kira-kia
seperti ini tampilan ikon eyedropper
tool.

belajar-wpap-yuk-kelasdesain

Langkah
selanjutnya kita arahkan eyedropper tool ke
tone warna pada foto yang kita
jadikan object. Maka otomatis bidang yang tadinya kosong akan terisi oleh
warna. Lakukan dengan perlahan dan sabar pada seluruh bidang yang belum terisi
oleh warna.

belajar-wpap-yuk-kelasdesain

Jadinya akan seperti ini sobat 😀 sudah mulai Nampak bentuk wajahnya. Cara ini bertujuan agar kita tau mana bagian yang harus diberi warna gelap dan bagian yang akan diberi warna terang atau sedang.

belajar-wpap-yuk-kelasdesain

8.
Colouring

Sampai sini apakah sobat sudah
berhasil ? pasti berhasil 😀

Pastikan semua bidang sudah terisi
dengan skin tone .

Siapkan pallete di samping object,
agar memudahkan kita mengambil sample warnanya.

Gunakan eyedropper tool  , kemudian
arahkan ke pallete yang sudah kita sipakan, ambil warna paling gelap untuk
bagian warna dari bidang yang paling gelap. Begitu pula untuk bagian terang ,
gunakan warna pada pallete yang sesuai dengan warna pada bidang yang sudah kita
buat.

belajar-wpap-yuk-kelasdesain

Oke, sampai ini kita mulai saja proses
pewarnaannya. Disini author mulai dari area mata. Berikut adalah bidang yang
masih menggunakan warna skin tone.

belajar-wpap-yuk-kelasdesain

Dan ini setelah diberi warna.

belajar-wpap-yuk-kelasdesain

Biasanya pada awal pembelajaran warna
yang kita padukan masih belum pas 😀 sampai sekarang author pun masih belum
lihai dalam pemilihan warna hehe.

Lakukan pada semua bidang. Hasil yang author dapat seperti ini

belajar-wpap-yuk-kelasdesain

Dan begini hasil akhir setelah diberi
sedikit pemanis buatan 😀

belajar-wpap-yuk-kelasdesain

Bagaimana sobat 😀

Cukup sekian dulu tutorial kali ini.

Terus pantau website Kelasdesain untuk
update terbaru 😀

Bagi sobat yang menggunakan Instagram , bisa tag instagram Kelasdesain dan Kelasdesain Purwokerto , agar kita bisa melihat karya yang sobat buat 😀
Buat sobat yang ingin lihat hasil lainnya bisa cek di sini.

Terimakasih dan semoga bermanfaat.

belajar-wpap-yuk-kelasdesain

Wassalamu’alaikum Wr.Wb






Source link

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here