Triasmitra Gandeng Telkominfra Garap Proyek SKKL Medan-Dumai

0
39


JawaPos.com – PT Ketrosden Triasmitra (Triasmitra) menjalin kerja sama dengan PT Infrastruktur Telekomunikasi Indonesia (Telkominfra) yang merupakan anak perusahaan PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom). Kedua perusahaan telah melakukan kick off pegelaran Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) Medan–Dumai yang diberi nama Proyek Damai.

Proyek Damai sudah mulai berjalan sejak kuartal ketiga 2018 dan ditargetkan akan beroperasi pada kuartal ketiga 2019. Sementara untuk pegelaran kabel optik yang menjadi kegiatan utama sudah dimulai sejak pertengahan April 2019 sampai dengan akhir Juli 2019.

“Proyek Medan–Dumai Cable System (Damai) ini sendiri memerlukan kabel optic sepanjang 572 km yang terbagi menjadi 2 segmen, yaitu segmen Medan–Panipahan sepanjang 247 km dan segmen Panipahan–Dumai sepanjang 325 km. Kabel optic yang digunakan adalah kabel optic berkapasitas 24 cores (submarine) dengan jenis kabel optic G654 C,” jelas CEO Triasmitra Titus Dondi saat peresmian infrastruktur tersebut, sebagaimana dalam keterangan tertulisnya kepada JawaPos.com, Rabu (24/4).

Kick off pegelaran Proyek Damai dihadiri oleh sejumlah pejabat serta pemerintah daerah yang turut hadir meliputi Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI), Kementerian Perhubungan khususnya dari Direktorat Hubungan Laut dan Distrik Navigasi, Asosiasi Sistem Komunikasi Kabel Laut Seluruh Indonesia (ASKALSI), dan beberapa operator telekomunikasi pelanggan Triasmitra. Ikut hadir para pimpinan Telkominfra dan Telkom yang juga bertindak sebagai mitra dalam penggelaran kabel ini.

Dalam proses penggelaran kabel optic sepanjang 572 km, Triasmitra menggandeng PT Infrastruktur Telekomunikasi Indonesia (Telkominfra) sebagai mitra pelaksana pegelaran kabel. Menurut Titus, kerja sama ini didasari dari pengalaman Telkominfra yang telah sukses memasang serta memelihara kabel laut selama lima tahun terakhir.

“Melalui kerja sama ini kedua pihak Triasmitra dan Telkominfra berharap ke depan akan semakin meningkatkan jalinan kerja sama yang baik guna kemajuan telekomunikasi di Indonesia,” jelas Titus Dondi.

SKKL Medan – Dumai Cable System (Damai) semakin melengkapi jaringan fiber optik yang dimiliki Triasmitra setelah sebelumnya memiliki jalur Jakarta–Bangka–Batam–Singapura (B2JS) Cable System sepanjang 1070 km, Surabaya–Denpasar Cable System (SDCS) sepanjang 520 km, Ultimate Java Backbone (UJB) sepanjang 2.661 km, dan Jakarta – Surabaya (Jayabaya) Cable System sepanjang 875 km yang selesai dibangun 2018 lalu.

Project ini juga sekaligus menambah experience (pengalaman) Triasmitra melalui anak usahanya PT Jejaring Mitra Persada (JMP) dalam membangun jalur kabel optik khususnya kabel optik bawah laut (submarine deployer), baik sebagai developer (membangun jaringan kabel optik milik Triasmitra) maupun sebagai kontraktor (membangun jaringan kabel optik milik operator lain).

Triasmitra sendiri selama ini mempunyai dua anak usaha, yakni PT Jejaring Mitra Persada (JMP) dan PT Triasmitra Multiniaga Internasional (TMI). JMP untuk pembangunan kabel optik, sedangkan TMI mengerjakan managed service untuk kabel optik.

Sama halnya dengan jalur kabel optik yang sebelumnya telah dimiliki oleh Triasmitra, jalur kabel optik Medan–Dumai Cable System (Damai) ini setelah selesai dan digunakan nanti akan dikelola oleh Triasmitra melalui anak usahanya yaitu PT TMI. Triasmitra berharap dengan dibangunnya Proyek Damai ini kebutuhan infrastruktur telekomunikasi dapat terpenuhi yang pada gilirannya akan semakin memajukan telekomunikasi Indonesia di tengah persaingan global.





Source link

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here