Pengembang Game Agate Gandeng Pemprov Jabar, Bekraf, dan Summarecon

0
35


JawaPos.com – Pelaku industri game lokal Agate mengumumkan kerja sama dengan Summarecon Bandung, Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar). Kerja sama tersebut sebagai upaya bersama dalam mengembangkan industri game di tanah air.

Gubernur Jabar Ridwan Kamil yang hadir dalam acara tersebut mengatakan, mimpi dan kerja keras Agate telah menjadi salah satu outlier untuk industri game di Indonesia. “Ini sejalan dengan visi Kota Bandung sebagai Kota Kreatif, Summarecon Agung juga melihat potensi tersebut,” katanya dalam keterangan resminya kepada JawaPos.com.

Pada kesempatan yang sama, Deputi Infrastruktur Bekraf Hari Santosa Sungkari menyebut, Agate di masa-masa awal merupakan startup yang paling rajin mengikuti coaching dari Bekraf hingga akhirnya pelan-pelan dapat berjalan secara independen. “Industri game sebagai salah satu subsektor ekonomi kreatif memiliki potensi bisnis yang sangat besar yang dapat berkontribusi untuk peningkatan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Sayangnya, potensi tersebut masih belum tergarap dengan baik dan maksimal, khususnya di Indonesia,” jelasnya.

Herman Nagaria selalu Direktur Bisnis dan Pengembangan Properti Summarecon Agung menuturkan, ketiga institusi di luar Agate sebagai pelaku utama industri game mulai melirik untuk turut mengembangkan industri ini. Agate sebagai salah satu perusahaan game lokal terdepan di Indonesia berekspektasi kerja sama ini dapat membuka jalan bagi sumber daya dan pelaku-pelaku baru di industri gim Indonesia, serta dapat menghidupkan ekosistem industri yang memadai.

Summarecon Agung juga melihat potensi tersebut. Bersama dengan Pemkot Bandung kala itu, Summarecon Agung lalu berencana membangun Teknopolis di dalam kawasan Summarecon Bandung. Teknopolis Bandung diharapkan dapat menjadi Sillicon Valley versi Indonesia yang akan diramaikan oleh berbagai pelaku industri kreatif, khususnya yang berasal dari Bandung. Agate menjadi salah satu perusahaan yang telah resmi mendiami Teknopolis Bandung sejak Februari 2019.





Source link

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here