Punya Pemain Setia, Solitaire Masuk World Video Game Hall of Fame

0
6


JawaPos.com – Banyak dari kita telah menghabiskan waktu berjam-jam hanya untuk memainkan game Solitaire di komputer yang didukung sistem operasi Windows dari Microsoft. Solitaire sendiri telah menjadi game legendaris dengan debutnya pada 1990-an silam hingga kini terus memiliki pemain setia.

Atas kepopuleran permainan kartu tersebut, Solitaire kini masuk dalam jajaran game yang tercatat di World Video Game Hall of Fame. Sebuah kehormatan bagi game yang dianggap penting untuk dicatat dalam sejarah. World Video Game Hall of Fame sendiri didirikan pada 2015 dan diawasi oleh The Strong, sebuah lembaga pendidikan. Terletak di Museum Nasional Game di Rochester, New York, Amerika Serikat (AS), anggota terbaru dipilih untuk masuk World Video Game Hall of Fame setiap tahun.

Dalam laman resminya, Strong Museum menyebut bahwa Microsoft Solitaire menunjukkan bahwa ada pasar yang luas untuk permainan yang menarik bagi semua kalangan. Game tersebut juga dikatakan membuka jalan bagi pertumbuhan pasar game kasual.

Sebagai informasi, Microsoft pertama kali mengenalkan game Solitaire pada Windows 3.0 sejak 1990 dan hadir di setiap versi Windows berikutnya yang dirilis setelah itu hingga Windows 8.1. Meskipun Microsoft menghapusnya dari sistem operasi tingkat dasar, permainan tersebut kembali pada Windows 10 karena perusahaan mengakui bahwa Solitaire memiliki ‘pengikut setia’.

Perusahaan ini telah menggabungkan Solitair dengan sistem operasinya sejak 1990 sehingga banyak dari kita telah memainkan game setidaknya sekali atau dua kali di beberapa titik dalam hidup kita. Jadi pantas untuk mengangkat game tersebut dalam World Video Game Hall of Fame.

Microsoft Solitaire sekarang menjadi anggota resmi World Video Game Hall of Fame. Game ikonik dengan latar permainan berwarna hijau itu bersanding dengan beberapa game populer lainnya dari perusahaan bergengsi yang mencakup judul-judul seperti World of Warcraft, Halo: Combat Evolved, Doom, Tetris, dan masih banyak lagi.

Bersaing dengan Game Mobile

Terlepas dari masuknya game Solitaire ke dalam World Video Game Hall of Fame oleh Strong Museum dan memegang debut sebagai game legendaris, perjalanan Solitaire tentu tak mudah. Game menyusun kartu tersebut nyatanya mesti bersaing dengan games lainnya yang lebih menarik dengan segmen kawula muda yang identik dengan koneksi internet dan perangkat terkini. Game mobile misalnya.

Ilustrasi: Seseorang bermain game mobile. (EnjoyGamesOnline)

Game mobile sendiri mulai populer sejak smartphone berbasis iOS dan Android populer pada 2010. Hingga saat itu, game Solitaire nyatanya masih ada dan dimainkan oleh sejumlah kalangan yang masih bisa berlama-lama di depan komputer mereka. Hal tersebut justru berbanding terbalik dengan gaya hidup mobile dan serbacepat yang kini lazim dilakukan masyarakat urban dengan gadget mereka. Dan nyatanya, game Solitaire masih tetap dimainkan.

Untuk game mobile sendiri saat ini sangat variatif. Pun dengan vendor-vendor pengembangnya. Bermodal smartphone, semua orang kini bisa bermain game. Tak hanya untuk kebutuhan entertain, game kini juga menjadi industri yang menjanjikan. Terbukti, saat ini banyak orang hidup dari game mobile dengan mengikuti kompetisi di level profesional dengan tawaran hadiah yang menggiurkan.





Source link

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here